Friday, 23 November 2012

Filosofi Pensil dalam Kehidupan

Tanpa kita sadari, pensil sebenarnya merupakan salah satu benda yang menyimpan banyak makna, utamanya terkait dengan kehidupan manusia. Andre Wongso, salah satu motivator Indonesia menerjemahkan pensil dalam 5 kualitas unggulan yang sebenarnya terkait dengan kehidupan sehari-hari manusia.

Adapun ke-5 kualitas unggulan dalam pensil tersebut diantaranya :

Kualitas pertama, yang perlu diperhatikan yaitu bahwa pensil dapat menjadi pengingat kita kalau kita bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Yakni, mengingatkan bahwa seperti sebuah pensil ketika menulis, kita tidak boleh lupa bahwa ada tangan yang selalu membimbingnya. Seperti halnya langkah kita dalam hidup ini. Kita menyebutnya sebuah Bimbingan dari Tuhan. Dia selalu membimbing kita sesuai dengan ajaran-ajaranNya yang tertuang dalam nilai-nilai spiritual yang kita anut.


Kualitas kedua, kita bisa memperhatikan, bahwa saat proses menulis, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil kita. Rautan itu seakan membuat si pensil menderita. Tetapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kehidupan manusia. Kita harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, termasuk berbagai ujian dan tantangan, karena itu semua yang akan membuat kita menjadi manusia yang lebih baik dan berkualitas.

Kualitas ketiga, yang perlu kita perhatikan adalah bahwa pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk menggunakan penghapus sebagai upaya memperbaiki kesalahan. Oleh karena itu, memperbaiki kesalahan dalam hidup ini bukanlah hal yang jelek atau buruk. Itu bahkan membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar. Hal ini sekaligus mengingatkan bahwa kita tak pernah luput dari berbagai jenis kesalahan.

Kualitas keempat, yakni tentang bagian yang paling penting dari sebuah pensil. Jika kita perhatikan, bagian yang paling bermanfaat bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalamnya. Begitu pula dengan kita. Karenanya, kita harus selalu memupuk hal-hal baik yang ada di dalam diri kita dengan terus meningkatkan kualitas dalam diri. Karena itu, kita perlu terus memupuk kekayaan mental dan moral dalam setiap tindakan kita.

Kualitas kelima, adalah bahwa harus kita sadari jika sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga manusia, kita harus selalu sadar dan waspada karena apa pun yang kita perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan dan goresan. Maka berhati-hatilah dalam berpikir, berucap, dan bertindak. Sehingga, goresan yang kita tinggalkan akan menjadi guratan yang memberi manfaat dan bermakna bagi diri kita dan orang lain.

Hidup adalah proses belajar dan berjuang tanpa batas. Dan, setiap saat kita tak bisa lepas dari berbagai unsur yang ada di sekeliling kita.

Sebagai manusia yang ber-Tuhan, kita harus memiliki nilai spiritual untuk mengajarkan diri agar selalu rendah hati. Kemudian, dalam menjalani kehidupan, kita selayaknya terus berusaha memoles diri secara kontinu agar dapat meningkatkan kualitas pribadi.

Tak lupa, saat melakukan berbagai kesalahan, kita belajar berbenah diri untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik. Saat kita maju, tak lupa untuk tetap belajar. Melalui sikap belajar yang konsisten, semoga apa yang telah dan akan kita pikir, ucapkan, dan perbuat, mampu menjadi berkah bagi diri kita sendiri dan bermanfaat untuk orang lain. Sehingga, hidup kita akan jauh lebih berarti.

semoga bermanfaat...

No comments:

Post a Comment