Thursday, 11 October 2012

Miniatur Ka'bah di Probolinggo (Jawa Timur)

Miniatur Ka'bah di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, itu bukan dibangun tanpa sebab. Bukan untuk gaya-gayaan, bukan pula pamer. Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin mengatakan, tujuan pembangunan miniatur Ka'bah itu atas permintaan sejumlah ulama yang menginginkan para calon jemaah haji bisa melakukan latihan ibadah haji secara sempurna sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.

"Itu atas permintaan para ulama dan elemen masyarakat, yang ingin latihannya semakin sempurna sebelum benar-benar berhaji di Mekkah. Tak hanya untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo, dari luar kota kami persilakan menggunakannya. Silakan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata," tukasnya.


Pengakuan Hasan diamini Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, KH Saiful Hadi. Kiai humoris ini menceritakan, pada 2004 lalu ketika membimbing manasik haji, para calon jemaah haji merasa latihannya kurang lengkap dan mantap. Maklum, saat tawaf mereka hanya mengelilingi Ka'bah yang terbuat dari bambu dan kain hitam.

"Latihannya menggunakan alat yang sangat sederhana," terangnya.
Saat latihan manasik, Kiai Saiful sengaja mengundang Bupati Hasan untuk hadir mendengarkan permintaan calon jemaah haji supaya disediakan fasilitas latihan ibadah haji yang representatif. Permintaan itu ternyata dijawab dengan miniatur Ka'bah. Hasan lalu mengumpulkan anggota DPRD, para ulama, dan elemen masyarakat untuk merencanakan pembangunan miniatur Ka'bah. Sekarang, kata Kiai Saiful, "Kita sudah memiliki Ka'bah, meski cuma miniaturnya. Lintasan tawaf, Shofa-Marwah, dan jumarat ada juga."

Bukankah miniatur Ka'bah itu akan mubazir jika hanya digunakan para calon jemaah haji menjelang bulan Dzulhijjah? Kiai Saiful menjawab tidak. Sebab, ujarnya, miniatur tak hanya dimanfaatkan oleh calon jemaah haji, para murid TK, MI, MTs, MA, atau sederjat juga kerap memanfaatkan miniatur untuk latihan haji. Bahkan, fungsionaris PCNU dari luar daerah seperti PCNU Jember dan Bondowoso berencana "meminjam" miniatur untuk tempat latihan.
"Jelas sudah betapa besarnya manfaat miniatur Ka'bah itu. Tak cuma bagi calon jemaah haji, bagi murid yang ingin mempertegas teori haji bisa mempraktikkannya di wisata religi miniatur Ka'bah. Hanya saja, wisata religi di sana perlu dibenahi, misalnya dibangunkan tempat istirahat dan mendatangkan PKL. Pengunjung yang kelelahan agar bisa istirahat dan bisa membeli makanan dan minuman," ujarnya

No comments:

Post a Comment